新闻是有分量的

Presiden Jokowi Inspeksi Polri dan TNI,JK:Beliau Panglima Tertinggi

发布于2016年11月11日下午4点27分
2016年11月11日下午4:27更新

Presiden Joko Widodo(kanan)berdiskusi dengan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian(kedua kanan)seusai upacara pengarahan kepada personel di Mako Brimob Kelapa Dua,Jakarta,Jumat(11/11)。 Foto oleh Yudhi Mahatma / ANTARA

Presiden Joko Widodo(kanan)berdiskusi dengan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian(kedua kanan)seusai upacara pengarahan kepada personel di Mako Brimob Kelapa Dua,Jakarta,Jumat(11/11)。 Foto oleh Yudhi Mahatma / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo rajin mengunjungi markas dan satuan-satuan prajurit TNI dan Polri sepanjang pekan ini。 Wakil Presiden Jusuf Kalla menilai safari主持tersebut sebagai hal yang lumrah。

“Beliau panglima tertinggi,itu menginspeksi pasukan,kesiapan pasukan ya tentu bahwa presiden ingin melihat itu,”kata Jusuf Kalla di Jakarta,Jumat 2016年11月11日。

Seperti diketahui Presiden Jokowi mengunjungi Markas Besar Angkatan Darat di Jakarta Pusat,pada Senin,11月7日。 Keesokan harinya Presiden berkunjung ke Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian(PTIK)di Jakarta Selatan。

Dua hari kemudian,yakni pada Kamis 11月10日,Presiden Jokowi bertandang ke Markas Komando Pasukan Khusus(Kopassus)Angkatan Darat di Cijantung,Jakarta Selatan。 Dan Hari ini Presiden Jokowi melipir ke Markas Brimob di Kelapa Dua,Depok。

Pada hari yang sama Presiden juga menyempatkan diri menengok Markas Komando Marinir Cilandak,Jakarta Selatan。 Kesibukan Presiden mengunjungi polisi dan tentara setelah terjadi aksi unjuk rasa besar-besaran yang berakhir rusuh di depan Istana Negara,Jumat pekan lalu。

Menurut Jusuf Kalla kunjungan Presiden ke markas dan satuan-satuan prajurit TNI dan Polri tersebut untuk memastikan loyalias mereka kepada negara。 Presiden Jokowi sendiri memastikan hal ini saat berkunjung ke Markas Komando Marinir di Cilandak。

“Dalam ketatanegaraan kita,saya ingin memastikan semuanya loyal pada negara,setia pada Pancasila,pada UUD,pada Negara Kesatuan Republik Indonesia,pada kebhinekaan kita,”kata Presiden。 -dengan laporan ANTARA / Rappler.com