新闻是有分量的

Perlukah anggota Satpol PP perempuan diberi tunjangan kecantikan?

2016年11月18日下午4:00发布
2016年11月18日下午4:00更新

ILUSTRASI。 Kendaraan Polisi Pamong Praja。 Foto dari Wikimedia。

ILUSTRASI。 Kendaraan Polisi Pamong Praja。 Foto dari Wikimedia。

雅加达,印度尼西亚 - Perlukah anggota perempuan Satuan Polisi Pamong Praja(Satpol PP)diberi tunjangan kecantikan? Menurut Kepala Satpol PP Kota Mataram,Chairul Anwar,perlu。

Chairul mengatakan ia akan mengusulkan tunjangan kecantikan bagi anggota satuannya yang berjenis kelamin perempuan agar mereka bisa tampil lebih anggun dan percaya diri saat bertugas di lapangan。

“Seperti anggota Polwan,kita juga akan mengusulkan tunjangan kecantikan bagi anggota Satpol PP perempuan tahun 2017,”kata Chairul kepada wartawan di Mataram,Nusa Tenggara Barat,pada Jumat,11月18日。

Chairul tidak menjelaskan lebih lanjut berapa jumlah tunjangan kecantikan yang akan ia ajukan tersebut。

Saat ini,katanya,anggota Satpol PP perempuan mendapatkan tunjangan yang sama dengan anggota laki-laki karena memikul beban kerja yang sama pula。

Perbedannya,menurut Chairul,adalah peran anggota Satpol PP yang perempuan dapat bersifat lebih humanis dibandingkan rekan-rekan mereka yang pria。

“Seperti saat razia hotel,anggota perempuan bisa melaksanakan perannya kepada perempuan-perempuan yang terjaring razia,”kata Chairul。

Dalam sistem kerja,Satpol PP perempuan tetap ikut berperan saat pengamanan di kantor wali kota,razia,dan tugas penegakan Peraturan Daerah lainnya。 Namun jam kerjanya masih tetap seperti pegawai lain,yakni mulai pukul 07:00-16:00 WITA。

Chairul mengatakan,setelah ada anggota Satpol PP perempuan,kinerja satuannya pun meningkat。

Alhamdulillah setelah ada anggota perempuan,kita dapat melaksanakan tugas lebih maksimal,”kata Chairul。

Satpol PP Kota Mataram tahun ini telah merekrut 19 orang anggota yang telah dibekali pelatihan dasar。 -Antara / Rappler.com