新闻是有分量的

Polisi kantongi identitas penyebar骗局抢钱

2016年11月21日下午12:59发布
2016年11月21日下午12:59更新

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen(Pol)Boy Rafli Amar(tengah)menjawab pertanyaan wartawan terkait rencana unjuk rasa pada 2016年11月4日mendatang di Mako Brimob Kelapa Dua,Depok,Jawa Barat,Senin(31/10)。 Foto oleh Indrianto Eko Suwarso / ANTARA

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen(Pol)Boy Rafli Amar(tengah)menjawab pertanyaan wartawan terkait rencana unjuk rasa pada 2016年11月4日mendatang di Mako Brimob Kelapa Dua,Depok,Jawa Barat,Senin(31/10)。 Foto oleh Indrianto Eko Suwarso / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kadiv Humas Polri Irjen男孩Rafli mengatakan pihaknya telah mengantongi identitas penyebar berita bohong atau hoax rush money yang mulai beredar setelah aksi unjuk rasa 11月4日。

“Sudah terdeteksi pihak-pihak tertentu yang dengan sengaja menyebarluaskan informasi yang tujuannya ingin menimbulkan keresahan dan kepanikan masyarakat untuk mengambil uang di bank,”kata Boy di Mabes Polri,Kebayoran Baru,Jakarta Selatan,Senin 2016年11月21日。

男孩menolak menyebutkan siapa pihak杨menyebarkan berita骗局冲钱 tersebut。 “Saya tidak bisa sampaikan pihak mana yang terdeteksi.Tapi unit cyber crime kami sudah pegang data,”katanya。

男孩mengatakan tujuan dari penyebaran hoax ini antara lain untuk menciptakan ketidakstabilan ekonomi。 Penyebarnya bisa dijerat Pasal 28 ayat 1 UU nomor 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman enam tahun penjara dan denda Rp 1 miliar。

“Polri mengingatkan pihak-pihak tertentu yang tidak bertanggung jawab yang menyebarkan isu demikian,tidak melakukan lagi.Ini bisa menjadi pelanggaran hukum,”Boy melanjutkan。

男孩juga meminta masyarakat untuk tidak termakan berita hoax tersebut。 Sebab Polri,perbankan,dan pihak terkait menjamin tidak ada krisis perekonomian seperti yang disebar dalam berita hoax tersebut。

“Kepolisian sepenuhnya memberikan jaminan keamanan kepada semua warga negara dan tidak perlu menghiraukan ajakan atau rush untuk melakukan pengambilan uang atau sejenisnya,”kata Boy。

Seperti diketahui beberapa hari terakhir beredar himbauan kepada masyarakat di media sosial berisi ajakan untuk menarik uang secara besar-besaran dari bank pada 2016年11月25日mendatang。 -Rappler.com