新闻是有分量的

Jokowi dan Paloh bertemu bahas antisipasi dugaan makar

发布于2016年11月22日上午11:43
2016年11月22日上午11:43更新

Presiden Jokowi didampingi Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memberikan keterangan pers di teras Istana Merdeka,Jakarta,Selasa,11月22日。 Foto dari Setkab.go.id

Presiden Jokowi didampingi Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh memberikan keterangan pers di teras Istana Merdeka,Jakarta,Selasa,11月22日。 Foto dari Setkab.go.id

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo menerima kunjungan Ketua Umum Partai Nasional Demokrat(Nasdem)Surya Paloh di Istana Merdeka,Jakarta,pada Selasa pagi,11月22日。

Dalam pertemuan tersebut,Jokowi dan Paloh membicarakan tentang 3 hal,salah satunya tentang mencegah paham radikalisme di Indonesia。

“Saya ingin menegaskan bahwa penguatan kembali spirit kemajemukan, spirit pluralisme,saling menghargai,menghormati,mengasihi,menyayangi antar anak bangsa。 Itu sangat diperlukan sekarang maupun masa akan datang,“kata Jokowi。

“Kedua,kami juga berbicara masalah pemantapan kembali ideologi pancasila oleh seluruh komponen bangsa。 Ini bukan hanya pemerintah saja tetapi juga oleh pemuka-pemuka masyarakat,agama,dan di dalamnya termasuk produk-produk yang dikeluarkan oleh DPR maupun kebijakan-kebijakan pemerintah。 Itu harus bermuara kepada ideologi pancasila,“ujarnya。

“杨ketiga,sangat penting。 Pemerintah bertekad dengan seluruh kekuatan,saya ulang,pemerintah bertekad dengan seluruh kekuatan untuk mencegah tumbuh kembangnya paham radikalisme di negeri kita,Indonesia,“ungkapnya。

Paloh mengamini pernyataan Jokowi。 Menurutnya,yang Indonesia perlukan saat ini adalah stabilitas atau ketenangan,bukan kericuhan。

“Syarat yang tidak bisa ditawar-tawar diperlukan suasana ketenanangan。 Apa yang dikenal dengan istilah stabilitas,“kata Paloh。

“Maka tidak mungkin bisa terjaga baik kalau tidak ada pembiaran terhadap paham-paham yang mengancam ideologi kebangsaan yang kita miliki。”

Ia juga meminta kepada para elite politik negeri agar memberi teladan yang baik kepada rakyatnya。

“Yang dibutuhkan negeri saat ini adalah keteladanan。 Semangat keteladanan itu harus diberikan dari waktu ke waktu,di mana saja kapan saja oleh para elite bangsa ini。 Jadi kalau ada semangat keteladanan di sana,pengorbanan maka semangat dan sikap-sikap seperti itu melahirkan negarawan-negarawan baru di negeri kita。 Negeri ini sekarang menanti-nanti tumbuh dan lahirnya para negarawan,“ucapnya。

Pertemuan Jokowi dengan para pimpinan partai politik di Indonesia,salah satunya,adalah untuk memastikan kondisi negara dalam situasi kondusif di tengah panasnya musim pemilihan kepala daerah(Pilkada)。 Rencananya akan ada Aksi Bela Islam jilid III pada 2 Desember mendatang。

Jokowi pada Senin,11月21日,makan siang bersama Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri。

Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto juga menemui Jokowi untuk membahas sejumlah isu politik pada 11月17日,dilanjutkan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto。

Ketika ditanya bagaimana sikap politik Partai Nasdem menanggapi demo 2 Desember,Paloh mengatakan bahwa apa lagi yang diinginkan oleh para pendemo。

“Demo sudah terjadi pada tanggal 4 [11月] dan luar biasa besarnya。 Pemerintah sudah diminta untuk menanggapi itu dan pemerintah cepat menanggapi itu。 Dan proses hukum sekarang sedang berjalan。 [Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama] Ahok menjadi tersangka,“kata Paloh。

“Kalau ada demo lagi,barangkali apa yang lebih hebat daripada itu? Kalau tidak ada yang lebih hebat daripada itu untuk apa demo? Atau kecuali barangkali terus terang saja memang tidak suka dengan pemerintah ini,supaya pemerintahan ini dijatuhkan?“tanyanya。

“Kalau memang itu yang harus tetap dil​​aksanakan,saya pikir dengan seluruh kekuatan komponen bangsa yang masih menghargai sistem daripada demokrasi kita ini harus terjaga sebagaimana mestinya,konstitusi harus kita tegakkan,kita lawan,”katanya tegas。

Sebelumnya,Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengendus adanya rencana makar dalam aksi unjuk rasa yang akan digelar pada 2 Desember mendatang。

“Kalau bermaksud menggulingkan pemerintah itu pasal makar.Kami akan perkuat gedung DPR-MPR.Rencana kontijensi,tegas terukur,sesuai UU akan tegakan hukum,”kata Tito,Senin。 -Rappler.com