新闻是有分量的

Curahan hati Sri Mulyani setelah pejabatnya ditangkap KPK

发布于2016年11月23日上午8点39分
更新时间2016年11月23日上午8:39

Ketua KPK Agus Rahardjo(kanan)dan Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan saat konferensi pers tentang OTT di Gedung KPK,Jakarta,Selasa(22/11)。 Foto oleh Hafidz Mubarak / ANTARA

Ketua KPK Agus Rahardjo(kanan)dan Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan keterangan saat konferensi pers tentang OTT di Gedung KPK,Jakarta,Selasa(22/11)。 Foto oleh Hafidz Mubarak / ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati terkejut sekaligus kecewa atas penangkapan seorang pegawai di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi,kemarin。

Pegawai tersebut bernama Handang Sukarna,Kepala Sub Direktorat Bukti Permulaan Penegakan Hukum Direktorat Jenderal Pajak。 Ia diduga menerima suap dari Direktur PT Eka Prima,Rajesh Rajamohan Nair,untuk pengurusan perpajakan。

Handang terjaring dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan penyidik KPK di luar rumah Rajesh di Springhill Residence,Kemayoran,Jakarta Pusat,pada pukul 20.00 WIB,Senin,2016年11月21日.Dari tangan Handang,penyidik menemukan uang sejumlah US $ 148.500 atau setara dengan Rp 1 ,9熟。

Kasus ini mengejutkan Sri Mulyani karena terjadi hanya berselang beberapa hari dari kasus penangkapan aparat Bea Cukai oleh polisi dalam kasus pungli odi三宝垄。

“Hari ini kita semua dikecewakan dengan kejadian penangkapan seorang Kepala Subdit di Direktorat Pajak oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan。 Sebelumnya kita juga mendapat berita penangkapan aparat Bea Cukai,“tulis Sri Mulyani,Selasa 11月22日。

Menurut Sri Mulyani para pejabat yang ditangkap tersebut telah mengkhianati nilai-nilai baik dan prinsip integritas yang selama ini mereka jaga。 “Kita semua yang memiliki komitmen untuk menjalankan tugas dan amanah menjaga dan mengelola keuangan negara dengan penuh integritas,kejujuran,profesional,dan dedikasi tinggi pasti merasakan kekecewaan yang mendalam。”

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia itu meminta kepada seluruh jajaran untuk bangkit dari kekecewaan。 Mereka harus bekerja lebih keras,lebih baik,agar bisa mencapai prestasi yang lebih tinggi。 “Kita akan membersihkan Kemenkeu dari oknum-oknum yang mencoreng nama baik dan reputasi institusi kita,”tulis Sri Mulyani。 -Rappler.com