新闻是有分量的

自由港印度尼西亚dukung divestasi melalui pasar莫代尔

发布于2016年11月24日下午2:32
2016年11月25日凌晨12:00更新

自由港。 Presiden Direktur Freeport Indonesia yang baru,Chappy Hakim Foto oleh Uni Lubis / Rappler

自由港。 Presiden Direktur Freeport Indonesia yang baru,Chappy Hakim Foto oleh Uni Lubis / Rappler

雅加达,印度尼西亚 - Manajemen PT Freeport印度尼西亚menegaskan kembali komitmennya untuk bekerjasama dengan pemerintah印度尼西亚dalam perusahaan tambang yang beroperasi di Timika,Papua itu。

“Kami sudah bertemu dengan pemerintah,dalam hal ini Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Pak Jonan。 Intinya negosiasi tengah berjalan intensif,“kata Chappy Hakim,kepada sejumlah编辑媒体,Rabu(23/11)。 Akhir pekan lalu,manajemen Freeport McMoran,induk PT FI,menunjuk mantan Kepala Staf AU Chappy Hakim sebagai主持direktur Freeport Indonesia。

Penunjukan Chappy Hakim sudah dikonsultasikan dengan pemerintah RI dan tengah menunggu keputusan pemegang saham。 Namun,Chappy yang selama ini dikenal sebagai ahli penerbangan itu sejak tiga bulan terakhir sudah mendalami seluk-beluk pengelolaan perusahaan raksasa pertambangan dunia itu。

“Dalam dunia aviasi aspek terpenting adalah kualitas sumberdaya manusia,dalam hal disiplin terutama,karena berkaitan dengan faktor safety atau keamanan。 Saya mendapati hal yang sama berlaku di industri pertambangan,“ujar Chappy。

散文negosiasi yang dilakukan menyangkut beberapa aspek,termasuk yang paling santer dibahas adalah kewajiban membangun fasiliitas pemurnian mineral (冶炼厂) Menurut Chappy,membangun冶炼厂butuh investasi sedikitnya US $ 3 miliar,waktu tiga tahun,dan operasional kapasitas penuh sekitar 10 tahun。

“Kami juga memikirkan lokasi yang paling tepat tidak hanya dalam hal pemurnian,melainkan juga bagaimana memanfaatkan limbah tailing dalam proses pengolahan mineral,”kata Chappy。

Selasa(22/11),Menteri ESDM Ignasius Jonan menerima kunjungan首席执行官Freeport McMoran Richard Adkerson dan Chappy。 Menurut Jonan,dalam pertemuan itu Freeport sepakat membangun 冶炼厂 dalam lima tahun ke depan dan melakukan divestasi saham。

Negosiasi juga dilakukan menyangkut batas akhir ekspor矿物mentah。 Berdasarkan Undang Undang(UU)Nomor 4 Tahun 2009 tentang矿物dan Batubara(UU Minerba),perusahaan tambang dilarang ekspor矿物sejak 2014. Kebijakan ini untuk mendorong hilirisasi矿物di dalam negeri。

Meskipun demikian,pemerintah masih memberi kelonggaran kepada perusahaan-perusahaan yang berkomitmen membangun 冶炼厂。 Relaksasi diberikan pemerintah hingga 12 Januari 2017.Syaratnya,perusahaan harus membangun 冶炼厂。

Masalahnya,menjelang berakhirnya relaksasi pada Januari 2017,banyak yang belum menyelesaikan pembangunan 冶炼厂, termasuk PT Freeport Indonesia dan PT Newmont Nusa Tenggara。

“Bisa dikatakan,ini seperti antara ayam dan telur,mana yang duluan? Pembangunan 冶炼厂 perlu dana besar。 投资者tentu menanyakan kepastian perpanjangan kontrak karya pasca 2021,sebelum mengucurkan dana untuk membangun冶炼厂。 Selama ini diskusinya demikian。 Tapi sekali lagi saya sampaikan,kami akan penuhi peraturan yang berlaku di Indonesia,“ujar Chappy。

Divestasi saham Freeport Indonesia melalui pasar modal

Mengenai divestasi saham,sudah ada tanda-tanda titik temu antara pemerintah Indonesia dengan pemegang saham Freeport。 “Manajemen Freeport mendukung divestasi saham lewat pasar modal。 Induk perusahaan Freeport kan juga perusahaan publik,“kata Chappy。 Divestasi kemungkinan besar dilakukan di pasar modal Indonesia。

“Sekarang tinggal valuasi harga saham Freeport.Kalau hasilnya menarik untuk divestasi lewat IPO,kemungkinan akan dilakukan.Apalagi pemerintah sudah menyampaikan sikapnya,”

Menteri Jonan mengatakan erkait pelaksanaan divestasi saham,pemerintah dan Freeport masih berunding。 “Secepatnya。Ini timnya lagi duduk untuk bicara kita mesti menawarkan ke mana siapa yang mau,apakah BUMN,”kata dia,kepada media,usai bertemu petinggi Freeport。

Menurut Chappy,Freeport tengah melakukan kalkukasi prospek dan rencana bisnis,aspek finansial,dan valuasi harga saham untuk penawaran harga saham ke publik(IPO)。 “Varian penentuan harga kan banyak.Tapi,IPO adalah solusi yang mungkin ditempuh,”ujar Chappy。

Saat ini divestasi saham Freeport Indonesia tercatat 9,36 persen dari 30 persen yang disepakati。 Rencana divestasi lanjutan tahun ini adalah 10,64 persen dan hingga tahun 2019 mencapai 30 persen。 Divestasi 10,64 persen tahun ini terganjal masalah harga。 Freeport McMoran,menyodorkan harga US $ 1,7 miliar。 Pemerintah menganggap harga ini terlalu mahal。 -Rappler.com