新闻是有分量的

Ahok:Saya ingin kasus ini cepat selesai

2016年12月1日下午1:29发布
2016年12月1日下午1:33更新

Gubernur DKI雅加达非Aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir memenuhi panggilan kepolisian di Mabes Polri,Jakarta,Kamis(1/12)。 Foto oleh Muhammad Adimaja / ANTARA

Gubernur DKI雅加达非Aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir memenuhi panggilan kepolisian di Mabes Polri,Jakarta,Kamis(1/12)。 Foto oleh Muhammad Adimaja / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Gubernur DKI雅加达nonaktif Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama berharap kasus penodaan agama yang kini menjeratnya bisa segera tuntas。

“Saya ingin cepat selesai dari permasalahan ini sehingga bisa memakai waktu saya untuk melayani warga lagi,”kata Ahok di Kejaksaan Agung,Kamis 1 Desember 2016。

Ahok ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim dalam kasus penodaan agama pada 11月16日lalu。 Ucapan Ahok tentang Surat Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu pada 27 September dianggap penyidik sebagai penodaan terhadap agama。

Bareskrim telah menyerahkan berkas perkara kasus ini ke Kejaksaan Agung pada Jumat,11月25日dan kemarin Kejaksaan menyatakan berkas tersebut telah lengkap别名P21。

Hari ini Bareskrim menyerahkan Ahok sebagai tersangka beserta barang bukti kasus penodaan agama ke Kejaksaan。 Jika dinyatakan lengkap,Kejaksaan akan segera mengirim berkas ini ke pengadilan雅加达Utara。

“散文(pelimpahan tersangka dan saksi)sudah selesai。 Saya mohon doa agar proses ini bisa berjalan adil dan terbuka,“kata Ahok sebelum meninggalkan Gedung Kejaksaan Agung。

Kuasa hukum Ahok,Sirra Prayuna,mengatakan Jaksa Penuntut Umum hari ini melakukan verifikasi secara faktual,baik terhadap dirinya maupun berkas perkara berupa barang bukti apa saja yang disampaikan penyidik。

Jaksa,Sirra melanjutkan,juga mengklarifikasi identitas Ahok,apakah semuanya sesuai dengan berkas perkara yang disusun oleh Bareskrim Polri。 “Memastikan identitas apakah benar ini namanya BTP sesuai identitas,foto,umur,tempat tanggal lahir,dan kerjanya,”kata Sirra。

Dalam kesekpatan tersebut,Sirra melanjutkan,Ahok sempat menjelaskan peristiwa penistaan​​ agama yang dituduhkan padanya。

Tidak ditahan

Kepala Pusat Penerangan Hukum(Kapuspenkum)Kejaksaan Agung M Rum,mengatakan pihaknya tidak menahan Ahok karena Bareskrim juga tidak menahan Ahok saat menjadikannya sebagai tersangka。

“Memang terhadap tersangka ini tidak dilakukan penahanannya。Alasannya penyidik sudah melakukan pencegahan(cekal,red).Sesuai SOP di kami,kalau penyidik tidak menahan,maka kami juga tidak,”kata Rum di Kejagung,Kebayoran Baru,Jakarta Selatan,Kamis 1 Desember 。

Selain itu,M Rum melanjutkan,Ahok juga tidak ditahan karena kooperatif。 “JPU melihat Ahok termasuk orang yang patuh hukum,sehingga Kejagung tidak menahannya,”katanya。 -Rappler.com