新闻是有分量的

8 orang ditangkap karena diduga makar,IPW:Kapolda Metro lebay

2016年12月2日上午9:30发布
2016年12月2日上午9:30更新

DITANGKAP。 Polisi menangkap 8 orang yang diduga akan melakukan tindakan makar。 Foto oleh ANTARA

DITANGKAP。 Polisi menangkap 8 orang yang diduga akan melakukan tindakan makar。 Foto oleh ANTARA

印度尼西亚雅加达 - Ketua Presidium Indonesia Police Watch(IPW)Neta S Pane menilai penangkapan terhadap 8 orang yang diduga melakukan makar oleh Kepolisian pada Kamis hingga Jumat pagi tadi sebagai bentuk kesewenang-wenangan aparat。

“Sangat bertolak belakang dengan sikap Kapolri yang intens melakukan pendekatan dan dialog dengan tokoh tokoh masyarakat menjelang aksi damai 212,”kata Neta dalam siaran persnya pada Jumat,2 Desember 2016。

Seperti diberitakan sebelumnya sebanyak 8 orang ditangkap karena diduga akan melakukan makar。 Penangkapan dilakukan oleh petugas dari Polda Metro Jaya。 Penangkapan ini dibenarkan oleh Kadiv Humas Mabes Polri,男孩Rafli Amar。

“Ya,memang dari Polda Metro Jaya mengamankan(beberapa orang)yang terpantau dari hasil penyelidikan terkait percobaan dugaan makar.Kami dengar hingga saat ini masih dalam taraf penyelidikan,”ujar Boy,Jumat pagi,2 Desember。

男孩enggan menyebutkan siapa saja yang ditangkap。 Namun kabar yang beredar menyebutkan mereka adalah Sri Bintang Pamungkas(SBP),Rachmawati Soekarnoputri,Brigadir Jenderal Aditya Warman,市长Jenderal(Purn)Kivlan Zein,Ahmad Dhani,dan Ratna Sarumpaet。

Penangkapan terhadap Rachmawati dibenarkan oleh kuasa hukumnya,Aldwin。 Menurut Aldwin ada anggota polisi yang datang ke rumah Rachmawati sekitar pukul 06.00 WIB。 “Iya benar dibawa ke Mako Brimob tadi pagi,”kata Aldwin。

Neta S Pane menilai penangkapan terhadap 8 orang tersebut berlebihan。 Menurutnya yang perlu ditangkap itu Gubernur DKI Jakarta Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama karena dialah penyebab kekisruhan ini。

“Eskalasi kamtibmas memanas。 Tapi kenapa Ahok sebagai sumber masalah tidak ditangkap,“katanya。 “Aksi penangkapan itu tindakan lebay dari Kapolda Metro Jaya。” - Rappler.com