新闻是有分量的

Ahok jalani sidang perdana pekan depan

2016年12月5日下午3:50发布
更新时间2016年12月5日下午4:28

Gubernur DKI雅加达非Aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir memenuhi panggilan kepolisian di Mabes Polri,Jakarta,Kamis(1/12)。 Foto oleh Muhammad Adimaja / ANTARA

Gubernur DKI雅加达非Aktif Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok hadir memenuhi panggilan kepolisian di Mabes Polri,Jakarta,Kamis(1/12)。 Foto oleh Muhammad Adimaja / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Gubernur DKI雅加达nonaktif Basuki“Ahok”Tjahaja Purnama akan menjalani sidang perdana dalam kasus dugaan penodaan agama pada Selasa pekan depan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara。

“Persidangannya telah ditentukan hari Selasa tanggal 13 Desember 2016 pukul 09.00 WIB di Pengadilan Negeri Jakarta Utara,”kata juru bicara Pengadilan Negeri Jakarta Utara Hasoloan Sianturi kepada Rappler,Senin 5 Desember 2016。

Ahok ditetapkan sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri dalam kasus penodaan agama pada 11月16日。 Ucapannya tentang Surat Al Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu pada 27月27日lalu dianggap menodai agama。

Saat itu Ahok berkata,“Jadi jangan percaya sama orang,kan bisa saja dalam hati kecil Bapak Ibu enggak bisa pilih saya。 Dibohongin pakai Surat Al Maidah 51.“(BACA: bantah

Ucapan Ahok menjadi ramai setelah cuplikan rekaman视频tersebut beredar di internet。 Bareskrim menerima 14 laporan pengaduan dugaan penodaan agama yang diduga dilakukan Ahok。

Salah satu aduan datang dari Front Pembela Islam(FPI)。 Selain mengadukan Ahok ke polisi,FPI bersama ribuan orang juga turun ke jalan pada 14 Oktober,11月4日,dan 2 Desember untuk memprotes ucapan Ahok tersebut。

Setelah ditetapkan sebagai tersangka,Bareskrim lantas mengirim berkas kasus pendoaan agama ini ke Kejaksaan。 Pada 1 Desember lalu,Kejaksaan kemudian melimpahkan berkas kasus ini ke Pengadilan雅加达Utara。

Pengadilan Negeri雅加达Utara pada hari ini menetapkan majelis hakim yang akan menangani kasus ini。 Majelis Hakim akan diketuai oleh Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara Dwiarso Budi Santiarto。 Empat hakim lainnnya yaituJupriyadi,Abdul Rozak,Joseph V Rahantoknam,dan I Wayan Wirjan。

Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengatakan pihaknya telah menyusun skenario pengamanan untuk sidang Ahok。 Menurut铁托skenario pengamanan diperlukan karena persidangan ini akan diperkirakan akan dibanjiri pengunjung。

“Kepolisian sudah menyusun langkah untuk mengamankan sidang karena berpotensi untuk magnet berkumpulnya massa,”kata Tito saat rapat kerja dengan Komisi Hukum DPR di Kompleks Parlemen,Senayan,Jakarta,Senin,5 Desember 2016. -Rappler.com