新闻是有分量的

Gempa Aceh:Listrik terputus,Pidie Jaya masih gelap gulita

2016年12月7日下午11:49发布
2016年12月8日下午3:45更新

Warga bersama tim Basarnas dibantu aparat TNI / Polri mencari korban yang tertimbun bangunan pasar Mereudu yang roboh akibat bencana gempa di Mereudu,Pidie Jaya,Aceh,Rabu(7/12)。 Foto oleh Irwansyah Putra / ANTARA

Warga bersama tim Basarnas dibantu aparat TNI / Polri mencari korban yang tertimbun bangunan pasar Mereudu yang roboh akibat bencana gempa di Mereudu,Pidie Jaya,Aceh,Rabu(7/12)。 Foto oleh Irwansyah Putra / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Gempa berkekuatan 6,5 SR yang menghamtam Kabupaten Pidie Jaya pada Rabu pagi tadi membuat aliran listrik di daerah tersebut terputus。 Kondisi Pidie Jaya sampai Rabu malam ini gelap gulita。

“Karena ada beberapa aliran listrik yang harus diputuskan dulu di rumah yang sudah roboh,”kata seorang warga Pidie Jaya bernama Habil kepada Rappler,Rabu malam 7 Desember 2016。

Cahaya lampu hanya berpendar di beberapa tempat,seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum(SPBU)dan posko-posko pengungsian yang menggunakan genset。 Selebihnya gelap。

Warga yang rumahnya ambruk dihajar gempa sampai saat ini memilih bertahan di dekat rumah mereka dengan mendirikan tenda。 “Ada juga yang mengungsi ke rumah keluarga,”Habil melanjutkan。

Selain meruntuhkan bangunan,gempa yang mengguncang Pidie Jaya ini -sampai pukul 19.00 wib- juga menewaskan 97 orang。 Sementara korban luka mencapai 273 orang。 -Rappler.com