新闻是有分量的

Gempa Aceh:Kisah tragis pemilik dua toko swalayan

发布时间2016年12月9日上午9:07
2016年12月9日上午11:06更新

Gempa 6,5 SR yang datang pada Rabu pagi menghancurkan ratusan rumah dan ruko di Kabupaten Pidie Jaya,Banda Aceh,Kamis(8/12)。 Foto oleh Natashya Gutierrez / Rappler

Gempa 6,5 SR yang datang pada Rabu pagi menghancurkan ratusan rumah dan ruko di Kabupaten Pidie Jaya,Banda Aceh,Kamis(8/12)。 Foto oleh Natashya Gutierrez / Rappler

PIDIE JAYA,印度尼西亚 - Ilyas Yusuf,55 tahun,mungkin tak tahu harus bersyukur atau bersedih setelah gempa 6,5 SR menghantam Kabupaten Pidie Jaya,Aceh,pada Rabu pagi 7 Desember 2017。

Akibat gempa tersebut,dua toko swalayan'Selamat Jadi'miliknya ambruk。 Runtuhan puing membuatnya terjebak selama beberapa果酱sebelum akhirnya tim penyelamat datang。

Ilyas Yusuf selamat,namun tak sepenuhnya bergembira。 Sebab istrinya Sakdiah(45)dan anak semata wayang mereka Misra Mubara(27)tewas。 Sakdiah ditemukan tak jauh dari Yusuf sementara Misra tewas di garasi。

Dua unit toko miliknya yang semula berdiri di pinggir jalan lintas lintas Medan - Banda Aceh,masing-masing berlantai dua dan tiga,pun kini telah rata dengan tanah。 Yang tersisa dari dua bangunan megah itu kini hanya tumpukan puing。

Yusuf sendiri tak sepenuhnya sadar ketika dievakuasi。 Dia hanya bisa menggerak-gerakkan sedikit tangannya。 Namun itu sudah cukup untuk menandangkan bahwa ia masih hidup。

Di Kabupaten Pidie Jaya,gempa yang datang pada Rabu pagi menghancurkan 105 unit rumah toko,12.560 unit rumah rusak,49 unit masjid roboh,dan 1 RSUD rusak berat。

Catatan ini menjadikan Kabupaten Pidie Jaya sebagai kabupaten dengan tingkat kerusakan terparah setelah gempa 6,5 SR menghantam daerah ini pada Rabu pagi lalu。 -Rappler.com

BACA JUGA: