新闻是有分量的

Di Forum Demokrasi Bali,Jokowi membanggakan Indonesia sebagai negara yang penuh toleransi

发布时间2016年12月9日上午9:44
2016年12月9日上午10:46更新

BDF DIBUKA。 Presiden Joko Widodo(kanan)berjabat tangan dengan patron Intstitut Perdamaian dan Demokrasi(IPD)Hassan Wirayuda(kedua kiri)didampingi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi(kedua kanan)dan Gubernur Bali,Made Mangku Pastika(kiri)dalam pembukaan Bali Democracy Forum( BDF)IX di Nusa Dua,Kamis,8 Desember。 Foto oleh Nyoman Budhiana / ANTARA

BDF DIBUKA。 Presiden Joko Widodo(kanan)berjabat tangan dengan patron Intstitut Perdamaian dan Demokrasi(IPD)Hassan Wirayuda(kedua kiri)didampingi Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi(kedua kanan)dan Gubernur Bali,Made Mangku Pastika(kiri)dalam pembukaan Bali Democracy Forum( BDF)IX di Nusa Dua,Kamis,8 Desember。 Foto oleh Nyoman Budhiana / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo membanggakan印度尼西亚sebagai negara yang menjunjung tinggi toleransi dan memiliki budaya saling menghormati di hadapan delegasi dari 94 negara ketika membuka Forum Demokrasi Bali(BDF)ke-9 di Nusa Dua,Bali pada Kamis,8 Desember 。 Salah satunya terlihat dari berdirinya Pondok Pesantren Bali Bina Insani di Tabanan yang dijadwalkan dikunjungi oleh para delegasi pada hari ini。

“Anda dapat membayangkan tanpa nilai toleransi yang tinggi,bagaimana mungkin sebuah pondok pesantren dapat hidup dengan aman dan nyaman di tengah masyarakat yang mayoritas penduduknya menganut agama Hindu,”ujar Jokowi pada Kamis,8 Desember。

Bukti lainnya,kata Jokowi ditunjukkan dalam aksi damai 2 Desember。 Ratusan ribu orang dari berbagai elemen dan organisasi umat穆斯林berkumpul di silang Monas untuk melakukan salat Jumat bersama。

Walaupun massa sudah berjanji tidak akan berorasi,tetapi pada faktanya mereka tetap menyampaikan aspirasi agar gubernur non aktif Basuki“Ahok”Tjahaya Purnama segera ditangkap karena dianggap telah menista agama Islam。 Aksi tersebut tetap diakomodir oleh pemerintah yang menurut Jokowi menunjukkan Indonesia tetap menjunjung nilai demokrasi yang tinggi。

“Dalam sejarahnya,rakyat Indonesia sudah gigih terus memperjuangkan demokrasi karena dengan demokrasi,setiap orang memiliki hak dan kewajiban yang sama, check and balance akan bekerja。 每一个声音都很重要 ,“kata mantan Gubernur DKI itu。

Saat akan diselenggarakan aksi damai 2 Desember,beberapa perwakilan negara asing di Jakarta sempat mengaku khawatir akan berakhir ricuh seperti aksi 11月4日。 Tetapi,Menteri Koordinator bidang politik,hukum dan keamanan,Wiranto secara langsung memberi jaminan di kantor Kementerian Luar Negeri,bahwa Indonesia tetap aman。

“Oleh sebab itu sudah menjadi tugas bagi kita semua untuk memastikan demokrasi dapat bekerja dengan baik,mendukung stabilitas,perdamaian dan mendatangkan kesejahteraan bagi rakyat,”kata Jokowi。

印度尼西亚sudah mulai berperan,kata Jokowi,dengan tetap menyelenggarakan BDF setiap tahun。 Dari yang semula diadakan tahun 2008 dan diikuti oleh 40 negara,kini sudah jumlah negara yang berpartisipasi lebih dari 90 negara。

Jokowi mengatakan BDF bukan ajang untuk saling menyalahkan satu sama lain。

“Justru论坛ini harus digunakan untuk saling memperkuat satu sama lain,”katanya。

BDF tahun ini mengambil tema“Agama,Demokrasi dan Toleransi”karena dianggap sesuai dengan situasi kawasan dan dunia saat ini。 Bagaimana pendapat kalian? Apakah Indonesia memang negara yang menjunjung tinggi toleransi? Silahkan tulis pendapat kalian di kolom komentar。 - Rappler.com