新闻是有分量的

BNPB revisi数据,jumlah korban tewas gempa Aceh menyusut

2016年12月9日下午3:07发布
2016年12月9日下午6:10更新

CARI KORBAN。 Warga bersama tim Basarnas dibantu aparat TNI / Polri mencari korban yang tertimbun bangunan pasar Mereudu yang roboh akibat bencana gempa di Mereudu,Pidie Jaya,Aceh,Rabu,7 Desember。 Foto oleh Irwansyah Putra / ANTARA

CARI KORBAN。 Warga bersama tim Basarnas dibantu aparat TNI / Polri mencari korban yang tertimbun bangunan pasar Mereudu yang roboh akibat bencana gempa di Mereudu,Pidie Jaya,Aceh,Rabu,7 Desember。 Foto oleh Irwansyah Putra / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB)merevisi jumlah korban tewas akibat gempa di Pidie Jaya,Aceh,yang semula disebutkan berjumlah 102 orang menjadi 100 orang。

“Setelah kami verifikasi dan koordinasi,korban meninggal saat ini ada 100 orang sesuai data jam 09.00 WIB pagi tadi,”kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Graha BNPB,Jakarta Timur,Jumat 9 Desember。

Dari 100 korban tewas tersebut,96 di antaranya berasal dari Pidie Jaya,2 dari Kabupaten Bireuen,dan 2 orang di Kabupaten Pidie。 Kesalahan jumlah korban tewas ini terjadi karena penghitungan dobel。 “Ternyata ada 1 orang yang dicatat 2 kali,”kata Sutopo。

Mengenai数据pengungsi,Sutopo mengatakan saat ini jumlah pengungsi terus bertambah。 总计23.231 orang yang mengungsi。 Sebanyak 10.029 pengungsi berada di Pidie Jaya dan 13.202 pengungsi di Biereun。

Sampai saat ini BNPB masih memprioritaskan pencarian dan penyelamatan korban,sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo。

Sutopo menyebutkan,kebutuhan pengungsi seperti makanan,minuman,obat,air bersih,sanitasi termasuk shelter akan dipenuhi。 BNPB telah bekerja sama dengan Kementerian PUPR,Kementerian Kesehatan,dan Kementerian Sosial。

Kementerian Kesehatan,Sutopo melanjutkan,memobilisasi tenaga medis dan obat-obatan。 Sementara Kementerian Sosial memberikan santunan bagi ahli waris korban meninggal。 “BNPB terus mengirimkan bantuan melalui pesawat Hercules C-130 dan pesawat kargo,”kata Sutopo。 - Rappler.com

BACA JUGA: