新闻是有分量的

Menjelang Pilgub Jatim,ratusan media online baru bermunculan

发布时间:2017年11月15日上午8:57
更新时间:2017年11月15日上午8:57

黑客的剪影使用图形用户界面上的命令'图像由Shutterstock提供

黑客的剪影使用图形用户界面上的命令'图像由Shutterstock提供

SURABAYA,印度尼西亚 - Kepolisian Daerah Jawa Timur mendeteksi sedikitnya ada 805 media baru dan akun media sosial yang diduga sengaja dibuat untuk kepentingan pemilihan kepala daerah。

“Kami sudah punya数据sebanyak 805媒体sosial丹媒体lain。 Dan terus kita pantau,“kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Jawa Timur,Kombes Pol Frans Barung Mangera,Selasa 2017年11月14日。

Barung mengatakan pihaknya akan terus memantau media-media tersebut。 Pemantauan akan dilakukan oleh Unit Cyber​​ Crime Polda Jatim。 Ia berharap media-media tersebut tidak mengarah pada hate speech(ujaran kebencian)atau saling adu domba。

Terlebih jelang pelaksanaan Pilkada serentak 2018 di Jatim yang nantinya ada kampanye para calon maupun kandidat-kandidat Kepala Daerah。 “Jangan sampai mengarah pada ujaran kebencian maupun saling perang umpatan di media sosial,”tegas Barung。

Untuk menghindari provokasi di dunia maya,Barung mewanti-wanti masyarakat untuk lebih cermat dan teliti menerima segala jenis informasi maupun pemberitaan。 Salah satu yang harus diketahui masyarakat di antaranya terkait siapa sumber informasi tersebut dan media mana yang merilis kabar itu。

Barung menambahkan pengguna internet di Indonesia masuk urutan tertinggi di dunia。 Dengan kata lain,informasi akan semakin banyak dan lebih efektif bergerak di media massa。 Terlebih kandidat-kandidat dalam Pemilu juga bisa memanfaatkan media。 Tapi,aturan-aturan terkait media massa ada di masing-masing KPU(Komisi Pemilihan Umum)。

“Kalau mereka menyinggung soal SARA misalnya,kita akan tindak sesuai UU ITE。 Tapi ada juga pelanggaan yang masuknya di ranah KPU,“tambahnya。 -Rappler.com