新闻是有分量的

Kapolri:Teroris Bekasi dapat dana dari Bahrun Naim

2016年12月12日下午4:43发布
2016年12月12日下午5:10更新

Personel Brimob menjaga area rumah terduga anggota jaringan teroris saat dilakukan penggerebekan oleh tim Densus 88 Mabes Polri,di kawasan Bintara Jaya 8,Bekasi,Jawa Barat,Sabtu(10/12)。 Foto oleh Risky Andrianto / ANTARA

Personel Brimob menjaga area rumah terduga anggota jaringan teroris saat dilakukan penggerebekan oleh tim Densus 88 Mabes Polri,di kawasan Bintara Jaya 8,Bekasi,Jawa Barat,Sabtu(10/12)。 Foto oleh Risky Andrianto / ANTARA

BANDUNG,印度尼西亚 - Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian mengatakan kelompok teroris yang ditangkap di Bekasi pada Sabtu,10 Desember kemarin,mendapat suplai dana dari Bahrun Naim,tokoh ISIS asal Indonesia yang kini berada di Suriah。

“Sudah disiapkan bom yang belajarnya melalui online。 Biayanya juga berasal dari Bahrun Naim dikirim melalui bank,“kata Tito kepada wartawan usai menghadiri Doa Bersama di Lapangan Gasibu Kota Bandung,Senin 12 Desember 2016。

Bahrun Naim,Tito melanjutkan,membuat sel-sel kecil,seperti kelompok teroris Bekasi。 Isi sel-sel teroris tersebut hanya sekitar 6 orang。 Untuk sel Bekasi,Tito melanjutkan,dipimpin oleh Solikhin。

Sementara DNY,salah satu tersangka teroris yang ditangkap pada Sabtu pekan lalu,adalah istri kedua Solikhin。 DNY akan diplot sebagai“pengantin”别名pelaku bom bunuh diri。 “Yang mereka rencanakan adalah pos penjagaan Istana pada saat pergantian jaga,”ungkap Tito。

铁托bersyukur rencana teroris ini bisa digagalkan。 Sebab,jika benar-benar terjadi,hasilnya bisa sangat mengerikan。 Sebab daya ledak bom yang ditemukan di Bekasi bisa mencapai radius 300米itu。

Di negara lain,Tito melanjutkan,para teroris berhasil melaksanakan aksi brutal mereka,seperti di Istambul,Truki dan Kairo,Mesir。 “Ada 3 atau 4 negara yang terjadi ledakan,”kata Tito。

Sampai saat ini polisi telah menangkap tujuh orang tersangka dan masih terus memburu sejumlah orang yang diduga terkait dengan kelompok teroris Solikhin。 “Sampai hari ini menjadi 7 tersangka,”kata Kadiv Humas Mabes Polri,Irjen Pol Boy Rafli Amar,pada kesempatan yang sama di Bandung。

Selain di Istana Negara,男孩melanjutkan,目标lain yang menjadi sasaran teroris adalah kantor polisi di Majalengka。 Selain itu ada pula teroris yang menargetkan kantor pemerintahan,kantor media,dan Kedutaan Besar Myanmar。 “Kita ingin telusuri terus,”kata Boy。

男孩mengingatkan,saat ini ancaman teror dari kelompok ISIS sudah semakin mendekati印度尼西亚。 Hingga aparat dan masyarakat perlu bahu membahu mengamankan negara dari ancaman bahaya teror。

“Bahrun Naim masih di Suriah。 Mereka membangun sel-sel baru di Indonesia dari sana。 Dan kita tahu,基于pergerakan paham ISIS di Asia Tenggara ini di Filipina Selatan。 Ini kan sangat dekat sekali dengan kita,“kata Boy。

男孩mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun kewaspadaan,terutama terhadap orang-orang baru di lingkungan tempat tinggal。 Menurutnya,diperlukan semangat kepedulian publik untuk mengeliminir ancaman teroris。

Sementara untuk pengamanan menjelang Natal dan Tahun Baru,男孩mengatakan kepolisian telah menggelar Operasi Lilin yang diawali dengan operasi cipta kondisi untuk mendeteksi dini kegiatan kelompok teroris。

“Kerawanan-kerawanan yang memang tanggal segitu dijadikan tanggal spesial bagi kelompok jaringan teror bisa kita eliminir semaksimal mungkin ancaman bahayanya,'ujarnya。 -Rappler.com