新闻是有分量的

Penyerangan siswa SD di NTT:7 rekan pelaku ditangkap

2016年12月14日下午12:45发布
2016年12月14日下午1:26更新

Pelaku penyerangan siswa SDN I Sabu Barat,Kabupaten Sabu Raijua,Nusa Tenggara Timur(NTT)yang tewas dikeroyok massa,Selasa(13/12)。 Foto oleh Jose / Rappler

Pelaku penyerangan siswa SDN I Sabu Barat,Kabupaten Sabu Raijua,Nusa Tenggara Timur(NTT)yang tewas dikeroyok massa,Selasa(13/12)。 Foto oleh Jose / Rappler

KUPANG,印度尼西亚 - Polisi menangkap tujuh rekan pelaku penyerangan terhadap murid-murid SDN I Sabu Barat,Kabupaten Sabu Raijua,Nusa Tenggara Timur(NTT)。 主题penyerangan masih didalami。

“Saat ini polisi telah mengamankan 7 rekan tersangka untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”kata Kepala Polda NTT Brigadir Jenderal E. Widyo Sunaryo di Kupang,NTT,Rabu,14 Desember 2016。

Kapolda Widyo Sunaryo mengatakan ketujuh pelaku tersebut sempat menyeberang ke Kupang dari Pulau Sabu dengan menggunakan kapal Feri Cepat beberapa saat setelah penyerangan berlangsung。

Namun mereka berhasil diringkus dan digiring ke Mapolda NTT。 Kini mereka masih diperiksa untuk mengetahui apa motif di balik penyerangan tersebut。

Seperti diberitakan sebelumnya,penyerangan terhadap siswa SDN 1 Seba Kecamatan Sabu Barat,Sabu Raijua,NTT terjadi pada Selasa,13 Desember,sekitar pukul 09.00 wita。

巴卡:

Saat itu seorang bernama Irwan,berusia sekitar 20an tahun,tiba-tiba masuk ke ruang kelas lalu menyerang sejumlah siswa dengan menggunakan pisau。 Insiden ini menyebakan 7 siswa terluka。

Mereka kemudian dilarikan ke rumah sakit。 Sampai Rabu sore ini,ketujuh siswa tersebut masih diraw​​at。 Mereka juga dilaporkan mengalami创伤。

Baca:

Irwan sendiri langsung ditangkap。 Ia sempat diamankan di Polsek Sabu Barat。 Namun massa yang mendengar kabar ini langsung menggeruduk kantor Polsek meminta pelaku dikeluarkan dari ruang tahanan。

Tak hanya itu,massa yang marah kemudian menjebol dinding tahanan lalu mengeroyok tersangka dengan kayu dan batu hingga tewas。 Warga juga sempat berniat menyeret pelaku keluar dari tahanan untuk dibakar。 Namun petugas kepolisian mencegahnya

Sampai saat ini belum diketahui apa motif Irwan。 Polisi masih menggali keterangan dari 7 rekannya。 Kapolda Widyo Sunaryo hanya mengatakan ketujuh orang yang ditangkap adalah rekan Irwan,sesama penjual piring keliling。

Namun Kapolda Widyo Sunaryo memastikan tak ada unsur SARA dalam kasus ini。 Ia juga membantah kabar yang menyebutkan ada sweeing dan penjarahan。 “Tidak terjadi penjarahan maupun sweep terhadap warga pendatang,”katanya。

Ia menghimbau warga untuk tetap menjaga situasi yang kondusif dan tidak melakukan tindakan anarkistis serta mempercayakan persoalan ini kepada penegak hukum。 “Percayakan langkah penegakan hukum kepada Polri,”katanya。

-Rappler.com